Minggu, 09 April 2017

Khasiat pegagan


Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban)  dimanfaatkan sebagai tanaman obat, sayuran segar, lalapan atau dibuat jus. Pegagan telah lama dimanfaatkan sebagai salah satu tanaman herbal yang telah banyak diteliti dan berkhasiat. Menurut Dahono (2013) berbagai penelitian ilmiah tentang khasiat pegagan telah dilaporkan diantaranya efek antineoplastik, efek pelindung tukak lambung, menurunkan tekanan dinding pembuluh, mempercepat penyembuhan luka, analgesik, antiinflamasi, hepatoprotektor, peningkatan kecerdasan, antisporasis, anti agregasi platelet, dan anti trombosis, mengobati lepra, mengobati gangguan perut dan rematik. Menurut Kormin (2005) Pegagan memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan yang kuat dengan adanya kandungan polifenol yang tinggi. Menurut Pitella (2009)  Pegagan juga dapat mencegah oksidatif yang ada pada beberapa kelainan neuropaotologis termasuk stroke, Parkinson, dan Alzheimer serta dapat memperbaiki keadaan neurological antioksidan yang berhubungan dengan penuaan. 
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Yusran (2016) daun pegagan mampu menghambat bakteri mycobacterium tuberculosis dan penghambatan optimum ekstrak metanol daun pegagan terjadi pada konsentrasi 80% dan 100%. Berdasarkan penelitian Vinay kumar dkk (2014) bahwa daun pegagan mengandung senyawa bioaktif golongan triterpen yaitu asam asiatikosida, asam madekasat dan asam madekasosida yang mana senyawa ini efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri mycobacterium tuberculosis serta dijelaskan dalam buku tentang pengobatan herbal (Winarto, 2009) bahwa daun pegagan mampu mengobati penyakit tuberkulosis dengan mengkonsumsi secara langsung. Menurut Lasmadiwati, dkk (2003) Pegagan berasa manis, bersifat mendinginkan, berfungsi membersihkan darah, melancarkan peredaran darah, peluruh kencing (diuretika), penurun panas (antipiretik), menghentikan pendarahan (haemostatika), meningkatkan syaraf memori, antibakteri, tonik, antispasma, antiinflamasi, hipotensif, insektisida, antialergi, dan stimulan. Selain itu juga, pegagan berfungsi meningkatkan perbaikan dan penguatan sel-sel kulit, stimulasi pertumbuhan kuku, rambut dan jaringan ikat. Saponin yang ada menghambat produksi jaringan bekas luka yang berlebihan (menghambat terjadinya keloid). Manfaat pegagan lainnya yaitu untuk pengobatan sariawan mulut (afthae), kusta (lepra), infeksi saluran kencing, susah kencing, lever bengkak, mata merah bengkak, campak, tekanan darah tinggi, penyakit kulit, sakit perut (maag), radang usus, batuk asma dan bronkitis, peluruh air seni, obat kumur, borok atau luka, ambeien, sakit kepala, menambah nafsu makan, amandel, cacingan, kesemutan. Pegagan juga meningkatkan sirkulasi darah pada lengan dan kaki, mencegah varises dan salah urat, meningkatkan daya ingat, mental dan stamina tubuh, serta menurunkan gejala stress dan depresi. Penelitian Redita dkk (2013) menunjukkan bahwa penggunaan formula gel ekstrak herba pegagan dengan gelling agent carbopol 934 dapat mempercepat penyembuhan luka bakar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar